24 Sya'ban 1445 H | Selasa, 5 Maret 2024
×
Jokowi Sebut 2024 PSI Masuk Senayan, Cek Hasil Survei Elektabilitas PSI Terbaru
politik | Minggu, 4 Februari 2024 | 13:09:59 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Jokowi yakin PSI mampu masuk Senayan. Sejauh mana elektabilitasnya saat ini?

Jakarta, (Supernews) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan keyakinannya bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan berhasil lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Namun, sejauh mana elektabilitas PSI berdasarkan hasil survei terbaru?

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Jokowi setelah dia minum teh bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan beberapa kader PSI di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (3/2) yang lalu.

"Ketika berada di DPRD, PSI memberikan kritikan dengan berani dan memberikan masukan yang sangat baik," kata Jokowi dalam acara santai tersebut.

Jokowi meyakini bahwa jika PSI dapat mempertahankan semangat seperti ini, partai yang dipimpin oleh putranya akan mampu lolos ke Senayan.

Namun, hasil survei terbaru dari lembaga survei Charta Politika menunjukkan bahwa elektabilitas PSI masih rendah, hanya mencapai 1,9%, yang berarti belum mencapai ambang batas parlemen.

Survei ini dilakukan pada tanggal 4-11 Januari 2024 dengan melibatkan 1.220 responden yang diwawancarai secara tatap muka.

Responden survei merupakan warga negara yang memiliki hak pilih, dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Metode pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini sebesar ±2,82% dengan quality control sebesar 20% dari total sampel.

Berikut adalah hasil survei elektabilitas partai politik versi Charta Politika:

    1.    PDIP 22,6%
    2.    Partai Gerindra 18,8%
    3.    Partai Golkar 9,3%
    4.    Partai NasDem 8,8%
    5.    PKB 8,0%
    6.    PKS 6,8%
    7.    PAN 4,0%
    8.    Partai Demokrat 3,9%
    9.    PPP 3,6%
    10.    Perindo 2,8%
    11.    PSI 1,9%
    12.    Hanura 0,6%
    13.    Gelora 0,3%
    14.    PBB 0,3%
    15.    Buruh 0,2%
    16.    PKN 0,1%
    17.    Ummat 0,1%
    18.    Tidak tahu/tidak jawab 8,0%

LSI

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei elektabilitas partai politik dalam Pemilu 2024. Survei ini dilakukan pada 10-11 Januari 2024 dan melibatkan 1.206 responden yang dipilih secara acak.

Hasil survei menunjukkan bahwa elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya mencapai 2,2%. Meskipun angka ini tidak jauh berbeda dengan hasil survei sebelumnya, elektabilitas PSI masih berada di posisi yang rendah.

Sampel survei dipilih secara acak melalui metode double sampling, yang merupakan pengambilan sampel acak dari data hasil survei tatap muka sebelumnya. Sebanyak 210.001 responden yang telah diwawancarai secara tatap muka di seluruh Indonesia menjadi dasar dalam pemilihan sampel.

Dari responden yang telah diwawancarai sebelumnya, sekitar 70% dari mereka memiliki nomor telepon yang dapat dihubungi. Sebanyak 14.870 data sampel dipilih secara acak untuk wawancara telepon, dan akhirnya berhasil diwawancarai sebanyak 1.206 responden.

Margin of error survei diperkirakan sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95% menggunakan asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan melalui telepon oleh pewawancara yang telah dilatih.

Berikut hasilnya:

1. Gerindra 20,8%
2. PDIP 20,4%
3. Partai Golkar 11,5%
4. PKB 9,0%
5. PKS 6,1%
6. NasDem 5,6%
7. Demokrat 4,8%
8. PAN 4,7%
9. PPP 2,3%
10. PSI 2,2%
11. Perindo 1,2%
12. Gelora 0,4%
13. Hanura 0,3%
14. Partai Buruh 0,2%
15. Partai Ummat 0,2%
16. PBB 0,2%
17. PKN 0,2%
18. Partai Garuda 0,1%
19. Tidak tahu/tidak menjawab 10

Indikator Politik Indonesia

Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas partai politik menggunakan simulasi surat suara. Survei ini dilakukan pada periode 10-16 Januari 2024, setelah debat ketiga pilpres. Survei ini melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi Indonesia.

Metode yang digunakan dalam survei ini adalah wawancara tatap muka. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan toleransi kesalahan sekitar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Berikut hasil surveinya:

PDIP 20,7%
Gerindra 16,5%
Golkar 12,2%
PKB 9,2%
Partai NasDem 6,1%
PKS 6,1%
Partai Demokrat 6,0%
PAN 5,6%
PPP 2,2%
PSI 1,5%
Partai Perindo 0,7%
Partai Gelora 0,4%
Partai Buruh 0,3%
Partai Hanura 0,2%
PBB 0,2%
Partai Ummat 0,2%
Partai Garuda 0,1%
PKN 0,1%
Tidak tahu 11,6


Index
Ada Nama Windy Idol, KPK Tetapkan Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Pencucian Uang
Keras! Anggota DPR ini Teriak Desak Hak Angket Kecurangan Pemilu di Hadapan Anak Buah Prabowo
Prabowo Berjanji Dibawah Kepemimpinannya Kelak Akan Banyak Investasi Masuk ke Indonesia
Lima Prajurit TNI Pelaku Penyerangan Polres Jayawijaya Ditetapkan Sebagai Tersangka
Demo di Depan DPR Ribuan Massa Teriak 'Jokowi Mundur! Allahu Akbar!'
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Diduga Terlibat Korupsi Rumah Dinas, KPK Cegah Sekjen DPR Indra Iskandar dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri
DPR Setujui Badan Legislasi Bahas RUU Daerah Khusus Jakarta
Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Selama 3 Jam Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Stafnya

supernews
Lonjakan Harga Pangan, Banyak Rumah Tangga di Indonesia Jatuh ke Garis Kemiskinan
Korup dan Berwatak Dinasti, Jokowi Terancam Dimakzulkan Dari Jabatan Presiden
Pembangunan IKN Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun 2024, Meskipun Investor Asing Nol dan 30 Persen APBN Telah Terpakai
Mengenal Tumbuhan Kratom Bahan Herbal Yang Disebut Sebagai 'Narkotika Baru' dan Kontroversi di Indonesia
Index
Program Makan Siang Gratis Prabowo Subianto Dinilai Mengurangi Mutu Pendidikan
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pembebasan Sandera di Papua Masih Berproses
Sekalipun Tanpa PDI-Perjuangan, 21 Maret Mendatang Fraksi NasDem DPR RI Akan Usulkan Hak Angket
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Silaturahmi ke MUI, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024
Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 164 Anggota
Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 164 Anggota
Selasa, 5 Maret 2024 | 12:30:00 WIB
10 Anggota Gegana Dinyatakan Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim
Sidang Paripurna DPR, Dasco Bacakan Pidato Puan Soal Kenaikan Harga dan Gagalnya Food Estate
Pidato Puan Diwakili Dasco di Sidang Paripurna DPR RI, Singgung Etika Politik
Rapat Paripurna DPR RI, Dasco Pimpin Sidang, Puan Tak Hadir
Desakan Hak Angket Kian Menguat, Puan dan Cak Imin Tidak Hadir di Paripurna DPR Hari ini
pemerintahan
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Bahasa Indonesia Resmi Digunakan di  Sidang UNESCO, Nadiem Dorong Para Profesional Juga Menggunakannya
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Mendagri Minta Percepatan Transpormasi Identitas Kependudukan Digital Seluruh Warga Indonesia
Image Show
 
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Gunung Bromo
Kamis, 16 November 2023 | 23:42:18 WIB
Kabaharkam Bahas Netralitas Polri
Kamis, 16 November 2023 | 00:40:53 WIB
daerah
Lima Prajurit TNI Pelaku Penyerangan Polres Jayawijaya Ditetapkan Sebagai Tersangka
10 Anggota Gegana Dinyatakan Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim
Cegah Banjir Kembali Genangi Jakarta, Pemprov DKI Bentuk Satgas Sungai Ciliwung
Ledakan Hebat di Mako Brimob Polda Jatim Guncang Surabaya, Diduga Menyebabkan Korban
Politik
Demo di Depan DPR Ribuan Massa Teriak 'Jokowi Mundur! Allahu Akbar!'
Sekalipun Tanpa PDI-Perjuangan, 21 Maret Mendatang Fraksi NasDem DPR RI Akan Usulkan Hak Angket
Desakan Hak Angket Kian Menguat, Puan dan Cak Imin Tidak Hadir di Paripurna DPR Hari ini
Ambang Batas Parlemen 4% Dinilai Tak Adil untuk Partai Kecil

ekonomi
Prabowo Berjanji Dibawah Kepemimpinannya Kelak Akan Banyak Investasi Masuk ke Indonesia
Harga Eceran LPG 3Kg Dibandrol Rp 20 Ribu Hingga Rp 25 Ribu per Tabung,  Pertamina Jamin Stok Aman saat Ramadhan 2024
Program Mudik Gratis Bus Lebaran 2024 Resmi Dibuka: Daftar Kota Tujuan, Jadwal Pendaftaran, dan Syarat Terbaru
Badan Pangan Desak Para Kepala Daerah Terus Lakukan Gerakan Pangan Murah
Hukum
Ada Nama Windy Idol, KPK Tetapkan Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Pencucian Uang
Diduga Terlibat Korupsi Rumah Dinas, KPK Cegah Sekjen DPR Indra Iskandar dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri
Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Selama 3 Jam Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Stafnya
Polisi Tangkap Mafia Beras Yang Jual 2.000 Ton Beras Bulog Dengan Dokumen Palsu
Nasional
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Program Makan Siang Gratis Prabowo Subianto Dinilai Mengurangi Mutu Pendidikan
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pembebasan Sandera di Papua Masih Berproses
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Silaturahmi ke MUI, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024

internasional
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Paus Fransiskus Minta Perang Palestina Dihentikan, 'Tolong, Sudah Cukup'
Joe Biden: Militer AS Akan Mengirimkan Makanan dan Persediaan ke Gaza
Thailand Perketat Penggunaan Ganja Rekreasional hingga Akhir Tahun, Utamakan Untuk Medis
olahraga
Jelang Liga Champion Manchester City Vs FC Copenhagen: Dominasi City Tak Terkalahkan
Tapanuli Utara Berhasil Juarai Lomba Solu Bolon
Tapanuli Utara Berhasil Juarai Lomba Solu Bolon
Senin, 4 Maret 2024 | 05:18:00 WIB
Balapan final F1 Powerboat Danau Toba 2024 dimulai
Balapan final F1 Powerboat Danau Toba 2024 dimulai
Minggu, 3 Maret 2024 | 12:17:00 WIB
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4


News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Super News
Daerah
CARI BERITA
Jokowi Sebut 2024 PSI Masuk Senayan, Cek Hasil Survei Elektabilitas PSI Terbaru
politik | Minggu, 4 Februari 2024 | 13:09:59 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Jokowi yakin PSI mampu masuk Senayan. Sejauh mana elektabilitasnya saat ini?
Pilihan Redaksi

Jakarta, (Supernews) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan keyakinannya bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan berhasil lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Namun, sejauh mana elektabilitas PSI berdasarkan hasil survei terbaru?

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Jokowi setelah dia minum teh bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan beberapa kader PSI di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (3/2) yang lalu.

"Ketika berada di DPRD, PSI memberikan kritikan dengan berani dan memberikan masukan yang sangat baik," kata Jokowi dalam acara santai tersebut.

Jokowi meyakini bahwa jika PSI dapat mempertahankan semangat seperti ini, partai yang dipimpin oleh putranya akan mampu lolos ke Senayan.

Namun, hasil survei terbaru dari lembaga survei Charta Politika menunjukkan bahwa elektabilitas PSI masih rendah, hanya mencapai 1,9%, yang berarti belum mencapai ambang batas parlemen.

Survei ini dilakukan pada tanggal 4-11 Januari 2024 dengan melibatkan 1.220 responden yang diwawancarai secara tatap muka.

Responden survei merupakan warga negara yang memiliki hak pilih, dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Metode pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini sebesar ±2,82% dengan quality control sebesar 20% dari total sampel.

Berikut adalah hasil survei elektabilitas partai politik versi Charta Politika:

    1.    PDIP 22,6%
    2.    Partai Gerindra 18,8%
    3.    Partai Golkar 9,3%
    4.    Partai NasDem 8,8%
    5.    PKB 8,0%
    6.    PKS 6,8%
    7.    PAN 4,0%
    8.    Partai Demokrat 3,9%
    9.    PPP 3,6%
    10.    Perindo 2,8%
    11.    PSI 1,9%
    12.    Hanura 0,6%
    13.    Gelora 0,3%
    14.    PBB 0,3%
    15.    Buruh 0,2%
    16.    PKN 0,1%
    17.    Ummat 0,1%
    18.    Tidak tahu/tidak jawab 8,0%

LSI

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei elektabilitas partai politik dalam Pemilu 2024. Survei ini dilakukan pada 10-11 Januari 2024 dan melibatkan 1.206 responden yang dipilih secara acak.

Hasil survei menunjukkan bahwa elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya mencapai 2,2%. Meskipun angka ini tidak jauh berbeda dengan hasil survei sebelumnya, elektabilitas PSI masih berada di posisi yang rendah.

Sampel survei dipilih secara acak melalui metode double sampling, yang merupakan pengambilan sampel acak dari data hasil survei tatap muka sebelumnya. Sebanyak 210.001 responden yang telah diwawancarai secara tatap muka di seluruh Indonesia menjadi dasar dalam pemilihan sampel.

Dari responden yang telah diwawancarai sebelumnya, sekitar 70% dari mereka memiliki nomor telepon yang dapat dihubungi. Sebanyak 14.870 data sampel dipilih secara acak untuk wawancara telepon, dan akhirnya berhasil diwawancarai sebanyak 1.206 responden.

Margin of error survei diperkirakan sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95% menggunakan asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan melalui telepon oleh pewawancara yang telah dilatih.

Berikut hasilnya:

1. Gerindra 20,8%
2. PDIP 20,4%
3. Partai Golkar 11,5%
4. PKB 9,0%
5. PKS 6,1%
6. NasDem 5,6%
7. Demokrat 4,8%
8. PAN 4,7%
9. PPP 2,3%
10. PSI 2,2%
11. Perindo 1,2%
12. Gelora 0,4%
13. Hanura 0,3%
14. Partai Buruh 0,2%
15. Partai Ummat 0,2%
16. PBB 0,2%
17. PKN 0,2%
18. Partai Garuda 0,1%
19. Tidak tahu/tidak menjawab 10

Indikator Politik Indonesia

Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas partai politik menggunakan simulasi surat suara. Survei ini dilakukan pada periode 10-16 Januari 2024, setelah debat ketiga pilpres. Survei ini melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi Indonesia.

Metode yang digunakan dalam survei ini adalah wawancara tatap muka. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan toleransi kesalahan sekitar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Berikut hasil surveinya:

PDIP 20,7%
Gerindra 16,5%
Golkar 12,2%
PKB 9,2%
Partai NasDem 6,1%
PKS 6,1%
Partai Demokrat 6,0%
PAN 5,6%
PPP 2,2%
PSI 1,5%
Partai Perindo 0,7%
Partai Gelora 0,4%
Partai Buruh 0,3%
Partai Hanura 0,2%
PBB 0,2%
Partai Ummat 0,2%
Partai Garuda 0,1%
PKN 0,1%
Tidak tahu 11,6


Artikel Terbaru
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Selasa, 5 Maret 2024 | 12:30:00 WIB