24 Sya'ban 1445 H | Selasa, 5 Maret 2024
×
Akademisi Lampung Bersuara, Prihatin Terhadap Pelanggaran Etika Keluarga Jokowi
nasional | Rabu, 7 Februari 2024 | 21:09:31 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Akademis Lampung dari berbagai perguruan tinggi baik swasta dan negeri nyatakan sikap terhadap.situasi politik terkini. Bandarlampung, Rabu, (7/3/2024). (Foto: Antara/Dian Hadiyatna)

Jakarta, (Supernews) - Sejumlah akademisi di Lampung, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan swasta, telah menyampaikan sikap mereka terhadap situasi politik di tanah air.

Prof. Dr. Ari Darmastuti, akademisi dari Universitas Lampung (Unila), menyatakan bahwa sikap, kritik, dan seruan yang mereka sampaikan mengenai situasi politik dalam Pemilu 2024 bukanlah sebagai simpatisan partai politik, tetapi sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat.

Menurutnya, situasi terkini telah menunjukkan tanda-tanda hilangnya teladan dan perilaku politik yang tidak memenuhi standar etika, sikap demokratis, dan rasa keadilan.

"Oleh karena itu, kami mengungkapkan keprihatinan kami terhadap pelanggaran etika yang dilakukan oleh penyelenggara negara," ujar Prof. Ari Darmastuti, Rabu (7/2/2024).

Para akademisi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim demokrasi, kepentingan bersama, persatuan, kesatuan bangsa dan negara, yang lebih penting daripada kepentingan individu, kelompok, atau golongan.

"Pelanggaran etika tidak hanya merusak citra negara yang bersih dan berwibawa, tetapi juga merugikan dan bahkan menghancurkan hak fundamental warga negara untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu," katanya.

Prof. Ari Darmastuti menyatakan bahwa pernyataan sikap dari pimpinan negara yang dapat merusak prinsip demokrasi dan mengancam pondasi penyelenggaraan negara akan menyebabkan ketidakpercayaan dan kehilangan legitimasi dalam pemilihan umum yang demokratis dan adil.

Sebagai Guru Besar Ilmu Politik pertama di FISIP Unila, ia juga meminta kepada pejabat negara dan daerah serta penyelenggara negara untuk menjaga sikap mereka dan menghindari perilaku yang jelas-jelas melanggar etika.

"Dengan demikian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang adil, jujur, dan bermartabat dapat dikembalikan dan dipulihkan. Kami juga mengingatkan Presiden Jokowi, menteri, kepala daerah, ASN, dan kepala desa untuk menjaga sikap mereka dengan benar," ungkapnya.

Sejumlah akademisi Lampung berasal dari Universitas Lampung, Universitas Tulang Bawang, Universitas Bandar Lampung, Universitas Saburai, Universitas Malahayati, Universitas Muhammadiyah Metro, dan Universitas Mitra Indonesia (UMITRA).


Index
Ada Nama Windy Idol, KPK Tetapkan Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Pencucian Uang
Keras! Anggota DPR ini Teriak Desak Hak Angket Kecurangan Pemilu di Hadapan Anak Buah Prabowo
Prabowo Berjanji Dibawah Kepemimpinannya Kelak Akan Banyak Investasi Masuk ke Indonesia
Lima Prajurit TNI Pelaku Penyerangan Polres Jayawijaya Ditetapkan Sebagai Tersangka
Demo di Depan DPR Ribuan Massa Teriak 'Jokowi Mundur! Allahu Akbar!'
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Diduga Terlibat Korupsi Rumah Dinas, KPK Cegah Sekjen DPR Indra Iskandar dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri
DPR Setujui Badan Legislasi Bahas RUU Daerah Khusus Jakarta
Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Selama 3 Jam Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Stafnya

supernews
Lonjakan Harga Pangan, Banyak Rumah Tangga di Indonesia Jatuh ke Garis Kemiskinan
Korup dan Berwatak Dinasti, Jokowi Terancam Dimakzulkan Dari Jabatan Presiden
Pembangunan IKN Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun 2024, Meskipun Investor Asing Nol dan 30 Persen APBN Telah Terpakai
Mengenal Tumbuhan Kratom Bahan Herbal Yang Disebut Sebagai 'Narkotika Baru' dan Kontroversi di Indonesia
Index
Program Makan Siang Gratis Prabowo Subianto Dinilai Mengurangi Mutu Pendidikan
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pembebasan Sandera di Papua Masih Berproses
Sekalipun Tanpa PDI-Perjuangan, 21 Maret Mendatang Fraksi NasDem DPR RI Akan Usulkan Hak Angket
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Silaturahmi ke MUI, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024
Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 164 Anggota
Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 164 Anggota
Selasa, 5 Maret 2024 | 12:30:00 WIB
10 Anggota Gegana Dinyatakan Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim
Sidang Paripurna DPR, Dasco Bacakan Pidato Puan Soal Kenaikan Harga dan Gagalnya Food Estate
Pidato Puan Diwakili Dasco di Sidang Paripurna DPR RI, Singgung Etika Politik
Rapat Paripurna DPR RI, Dasco Pimpin Sidang, Puan Tak Hadir
Desakan Hak Angket Kian Menguat, Puan dan Cak Imin Tidak Hadir di Paripurna DPR Hari ini
pemerintahan
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Bahasa Indonesia Resmi Digunakan di  Sidang UNESCO, Nadiem Dorong Para Profesional Juga Menggunakannya
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Mendagri Minta Percepatan Transpormasi Identitas Kependudukan Digital Seluruh Warga Indonesia
Image Show
 
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Gunung Bromo
Kamis, 16 November 2023 | 23:42:18 WIB
Kabaharkam Bahas Netralitas Polri
Kamis, 16 November 2023 | 00:40:53 WIB
daerah
Lima Prajurit TNI Pelaku Penyerangan Polres Jayawijaya Ditetapkan Sebagai Tersangka
10 Anggota Gegana Dinyatakan Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim
Cegah Banjir Kembali Genangi Jakarta, Pemprov DKI Bentuk Satgas Sungai Ciliwung
Ledakan Hebat di Mako Brimob Polda Jatim Guncang Surabaya, Diduga Menyebabkan Korban
Politik
Demo di Depan DPR Ribuan Massa Teriak 'Jokowi Mundur! Allahu Akbar!'
Sekalipun Tanpa PDI-Perjuangan, 21 Maret Mendatang Fraksi NasDem DPR RI Akan Usulkan Hak Angket
Desakan Hak Angket Kian Menguat, Puan dan Cak Imin Tidak Hadir di Paripurna DPR Hari ini
Ambang Batas Parlemen 4% Dinilai Tak Adil untuk Partai Kecil

ekonomi
Prabowo Berjanji Dibawah Kepemimpinannya Kelak Akan Banyak Investasi Masuk ke Indonesia
Harga Eceran LPG 3Kg Dibandrol Rp 20 Ribu Hingga Rp 25 Ribu per Tabung,  Pertamina Jamin Stok Aman saat Ramadhan 2024
Program Mudik Gratis Bus Lebaran 2024 Resmi Dibuka: Daftar Kota Tujuan, Jadwal Pendaftaran, dan Syarat Terbaru
Badan Pangan Desak Para Kepala Daerah Terus Lakukan Gerakan Pangan Murah
Hukum
Ada Nama Windy Idol, KPK Tetapkan Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Pencucian Uang
Diduga Terlibat Korupsi Rumah Dinas, KPK Cegah Sekjen DPR Indra Iskandar dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri
Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Selama 3 Jam Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Stafnya
Polisi Tangkap Mafia Beras Yang Jual 2.000 Ton Beras Bulog Dengan Dokumen Palsu
Nasional
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Program Makan Siang Gratis Prabowo Subianto Dinilai Mengurangi Mutu Pendidikan
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pembebasan Sandera di Papua Masih Berproses
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Silaturahmi ke MUI, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024

internasional
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Paus Fransiskus Minta Perang Palestina Dihentikan, 'Tolong, Sudah Cukup'
Joe Biden: Militer AS Akan Mengirimkan Makanan dan Persediaan ke Gaza
Thailand Perketat Penggunaan Ganja Rekreasional hingga Akhir Tahun, Utamakan Untuk Medis
olahraga
Jelang Liga Champion Manchester City Vs FC Copenhagen: Dominasi City Tak Terkalahkan
Tapanuli Utara Berhasil Juarai Lomba Solu Bolon
Tapanuli Utara Berhasil Juarai Lomba Solu Bolon
Senin, 4 Maret 2024 | 05:18:00 WIB
Balapan final F1 Powerboat Danau Toba 2024 dimulai
Balapan final F1 Powerboat Danau Toba 2024 dimulai
Minggu, 3 Maret 2024 | 12:17:00 WIB
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4


News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Super News
Daerah
CARI BERITA
Akademisi Lampung Bersuara, Prihatin Terhadap Pelanggaran Etika Keluarga Jokowi
nasional | Rabu, 7 Februari 2024 | 21:09:31 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Akademis Lampung dari berbagai perguruan tinggi baik swasta dan negeri nyatakan sikap terhadap.situasi politik terkini. Bandarlampung, Rabu, (7/3/2024). (Foto: Antara/Dian Hadiyatna)
Pilihan Redaksi

Jakarta, (Supernews) - Sejumlah akademisi di Lampung, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan swasta, telah menyampaikan sikap mereka terhadap situasi politik di tanah air.

Prof. Dr. Ari Darmastuti, akademisi dari Universitas Lampung (Unila), menyatakan bahwa sikap, kritik, dan seruan yang mereka sampaikan mengenai situasi politik dalam Pemilu 2024 bukanlah sebagai simpatisan partai politik, tetapi sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat.

Menurutnya, situasi terkini telah menunjukkan tanda-tanda hilangnya teladan dan perilaku politik yang tidak memenuhi standar etika, sikap demokratis, dan rasa keadilan.

"Oleh karena itu, kami mengungkapkan keprihatinan kami terhadap pelanggaran etika yang dilakukan oleh penyelenggara negara," ujar Prof. Ari Darmastuti, Rabu (7/2/2024).

Para akademisi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim demokrasi, kepentingan bersama, persatuan, kesatuan bangsa dan negara, yang lebih penting daripada kepentingan individu, kelompok, atau golongan.

"Pelanggaran etika tidak hanya merusak citra negara yang bersih dan berwibawa, tetapi juga merugikan dan bahkan menghancurkan hak fundamental warga negara untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu," katanya.

Prof. Ari Darmastuti menyatakan bahwa pernyataan sikap dari pimpinan negara yang dapat merusak prinsip demokrasi dan mengancam pondasi penyelenggaraan negara akan menyebabkan ketidakpercayaan dan kehilangan legitimasi dalam pemilihan umum yang demokratis dan adil.

Sebagai Guru Besar Ilmu Politik pertama di FISIP Unila, ia juga meminta kepada pejabat negara dan daerah serta penyelenggara negara untuk menjaga sikap mereka dan menghindari perilaku yang jelas-jelas melanggar etika.

"Dengan demikian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang adil, jujur, dan bermartabat dapat dikembalikan dan dipulihkan. Kami juga mengingatkan Presiden Jokowi, menteri, kepala daerah, ASN, dan kepala desa untuk menjaga sikap mereka dengan benar," ungkapnya.

Sejumlah akademisi Lampung berasal dari Universitas Lampung, Universitas Tulang Bawang, Universitas Bandar Lampung, Universitas Saburai, Universitas Malahayati, Universitas Muhammadiyah Metro, dan Universitas Mitra Indonesia (UMITRA).


Artikel Terbaru
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Selasa, 5 Maret 2024 | 12:30:00 WIB