20 Sya'ban 1445 H | Jumat, 1 Maret 2024
×
Jokowi dalam Kondisi Panik, Minta Sultan HB X Ketemukan dengan Megawati
politik | Jumat, 9 Februari 2024 | 16:02:30 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Jokowi dalam kondisi Panik meminta Sultan HB X memfasilitasi pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri. (Foto: istimewa).

Jakarta, (Supernews) - Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, mengungkapkan bahwa dia telah bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono atau Sultan HB X, di Jakarta pada Selasa (6/2/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Connie mengatakan Sultan menceritakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Sultan untuk memfasilitasi pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

"Apakah berkenan memfasilitasi pertemuan dengan Megawati?" kata Connie kepada wartawan Tempo. Sultan juga menyebutkan bahwa Jokowi saat ini dalam situasi panik.

Selain itu, Connie juga mengungkapkan bahwa Sultan menasihati Jokowi untuk tidak menyakiti Megawati dengan sikap politiknya. Sultan berargumen bahwa Megawati adalah putri Proklamator Soekarno.

"Sultan mengingatkan tiga kali, jangan sakiti Bu Mega," kata Connie.

Namun, saat diminta konfirmasi mengenai informasi tersebut, Politikus PDIP, Ahmad Basarah, tidak memberikan banyak komentar. Basarah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui informasi tersebut.

"Jika itu, tanyakan kepada Mbak Puan saja," kata Basarah saat ditemui wartawan di Banyuwangi, Kamis (8/2/2024).

Pada tanggal 28 Januari lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi Raja Keraton yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di kediamannya di Keraton Kilen.

Pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X berlangsung selama sekitar satu jam sejak pukul 10.30 WIB. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup dari awal hingga akhir, sehingga awak media tidak diberikan kesempatan untuk mewawancarai keduanya mengenai pertemuan tersebut.

Hanya perwakilan dari Keraton Yogyakarta, yaitu Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Notonegoro, yang memberikan keterangan mengenai kunjungan Jokowi tersebut.

"Tadi kami bertemu selama sekitar 1 jam, pertemuan tersebut juga dilakukan secara tertutup. Jadi jika ditanya mengenai apa yang kami bicarakan, saya juga tidak tahu," kata Notonegoro.

Notonegoro menambahkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X adalah hal yang biasa terjadi jika Jokowi memiliki waktu.

"Biasanya jika ke Yogyakarta, Presiden (Jokowi) melakukan silaturahmi kepada Ngarsa Dalem (Sultan HB X)," kata dia.

Pertemuan biasanya dilakukan secara pribadi, hanya berdua, seperti yang terjadi hari ini. "Kecuali saat hari raya seperti Idul Fitri, baru melibatkan keluarga," katanya.

Notonegoro juga menyampaikan pesan agar tidak menggambarkan hal-hal yang tidak perlu, karena kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X merupakan hal yang sering dilakukan.

Ketika ditanya kapan terakhir kali Jokowi bertemu dengan Sultan HB X, Notonegoro mengatakan bahwa itu terjadi pada momen lebaran tahun 2023 lalu.

"Mungkin saat itu waktu yang padat, kita tidak tahu," kata Notonegoro.

Setelah lebaran tahun lalu, Jokowi juga beberapa kali melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Namun, tidak ada informasi mengenai pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X.

Misalnya, pada akhir September 2023, Jokowi mengunjungi Yogyakarta dan bertemu dengan warga di Malioboro.

Jokowi juga menghabiskan liburan Idul Adha bersama keluarganya di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Juni 2023. Selain itu, pada Juli 2023, Jokowi juga kembali mengunjungi Jalan Malioboro, Yogyakarta.


Index
Ada Demo Tandingan di Depan DPR RI, Pecah Suara Massa dan Tolak Hak Angket
Ahmad Doli Sebut Putusan MK Terkait Penghapusan Parliamentary Threshold Sejalan Dengan Semangat Komisi II DPR
Kasus DBD Mulai Meningkat di Jakarta, Pemerintah Pastikan Seluruh Faskes Siap Melayani
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4
Polisi Tetapkan 13 Warga Sebagai Tersangka Penyerangan Personil Polres Jayapuara di Acara Ulang Tahun
Massa FRS-BEM AMIN Demo di Depan Gedung DPR, Lalu Lintas Gatot Subroto Macet
Mobil Listrik Citroen Direncanakan Mulai Perakitan di Indonesia Pada Juli Mendatang
Belasan Pembalap F1 Powetboat Lakukan Uji Coba Lintasan Mulia Raja Napitupulu Balige
Ribuan Warga Geruduk Gedung DPR RI, Tuntut Makzulkan Jokowi dan Turunkan Harga Sembako

supernews
Lonjakan Harga Pangan, Banyak Rumah Tangga di Indonesia Jatuh ke Garis Kemiskinan
Korup dan Berwatak Dinasti, Jokowi Terancam Dimakzulkan Dari Jabatan Presiden
Pembangunan IKN Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun 2024, Meskipun Investor Asing Nol dan 30 Persen APBN Telah Terpakai
Mengenal Tumbuhan Kratom Bahan Herbal Yang Disebut Sebagai 'Narkotika Baru' dan Kontroversi di Indonesia
Index
Ratusan Emak-emak Demo di KPU Lampung: Pemilu Penuh Kecurangan
Polisi Ungkap Modus Pemalsuan Data Pemilih PPLN di Kuala Lumpur
MK Hapus Ambang Batas Parlemen, Begini Respons Mahfud
MK Hapus Ambang Batas Parlemen, Begini Respons Mahfud
Jumat, 1 Maret 2024 | 13:00:00 WIB
Jokowi: Upacara HUT RI ke-79 Digelar di IKN Nusantara
Jokowi: Upacara HUT RI ke-79 Digelar di IKN Nusantara
Jumat, 1 Maret 2024 | 12:00:00 WIB
MK Hapus Ambang Batas Parlemen, DPR Diminta Segera Bertindak
Ditanya Soal Rujuk dengan Prabowo, Titiek Soeharto: Kalau Kemauan Publik, Ya Balik ke Pribadi
Buruan Urus, Per Hari ini BPJS Kesehatan Jadi Syarat Untuk Mendapatkan SKCK
Sikap Pemerintah Terkait UU Pilkada Dipertanyakan, Firman Soebagyo : Jika Ingin Memajukan Pilkada Harus Segera
Kata Jokowi Pembangunan IKN Karena Indonesia Ingin Punya Istana Yang Bukan Peninggalan Kolonial
Jokowi: Saya Ingin Bangun Istana Baru, Bukan Pakai Warisan Kolonial
pemerintahan
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Mendagri Minta Percepatan Transpormasi Identitas Kependudukan Digital Seluruh Warga Indonesia
Bantah Terjadi Kenaikan Harga Beras, Jokowi Minta Wartawan Cek Sendiri Harga di Pasar
Tahun ini Pemerintah Akan Rekrut 2,3 juta CASN Baru, Formasi Guru Diberi Kuota Jumbo
Image Show
 
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Gunung Bromo
Kamis, 16 November 2023 | 23:42:18 WIB
Kabaharkam Bahas Netralitas Polri
Kamis, 16 November 2023 | 00:40:53 WIB
daerah
Kasus DBD Mulai Meningkat di Jakarta, Pemerintah Pastikan Seluruh Faskes Siap Melayani
Polisi Tetapkan 13 Warga Sebagai Tersangka Penyerangan Personil Polres Jayapuara di Acara Ulang Tahun
Polisi Amankan 31 Warga Pelaku Penyerangan Terhadap 1 Perwira dan 6 Personil Polri di Acara Ulang Tahun
45 Kepala Sekolah dan 1 Pengawas di Lingkungan Pemkab Sintang Dilantik
Politik
Jokowi: Saya Ingin Bangun Istana Baru, Bukan Pakai Warisan Kolonial
Belum Kembalikan KTA, PDIP Tak Bahas Status Jokowi dan Gibran
Data Terbaru Real Count Pileg 2024: PPP di Bawah Ambang Batas
TPDI dan Perekat Kirim Surat ke DPR: Dukung Hak Angket untuk Solusi Pemakzulan Jokowi

ekonomi
Mobil Listrik Citroen Direncanakan Mulai Perakitan di Indonesia Pada Juli Mendatang
Jadi Tujuan Investasi Baru, Pertumbuhan Ekonomi di Sumbar Semakin Membaik
Ingin Lebih Responsif dan Inovatif, Bank KB Bukopin Lakukan Transformasi Strategis
Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis Indonesia
Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis Indonesia
Rabu, 28 Februari 2024 | 11:03:01 WIB
Hukum
Kapolri : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati yang Tidak Bisa Digoyahkan oleh Kelompok Manapun
Selama Menjadi Mentri Syahrul Yasin Limpo Didakwa Terima Rp44,5 Miliar Uang Hasil Korupsi
Keluarga Brigadir J Menggugat Ferdy Sambo Rp 7,5 Miliar
Keluarga Brigadir J Menggugat Ferdy Sambo Rp 7,5 Miliar

Rabu, 28 Februari 2024 | 10:39:02 WIB
KPK Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan Furnitur Rumah Dinas DPR
Nasional
Ada Demo Tandingan di Depan DPR RI, Pecah Suara Massa dan Tolak Hak Angket
Massa FRS-BEM AMIN Demo di Depan Gedung DPR, Lalu Lintas Gatot Subroto Macet
Ribuan Warga Geruduk Gedung DPR RI, Tuntut Makzulkan Jokowi dan Turunkan Harga Sembako
Ratusan Emak-emak Demo di KPU Lampung: Pemilu Penuh Kecurangan

internasional
Thailand Perketat Penggunaan Ganja Rekreasional hingga Akhir Tahun, Utamakan Untuk Medis
Hakim Illinois Larang Donald Trump Ikut Pemilu Pendahuluan Partai Republik
Biden Berharap Gencatan Senjata Israel-Hamas Dimulai Pekan Depan!
AS Kecam Pemukiman Baru Israel di Tepi Barat sebagai Pelanggaran Hukum Internasional
olahraga
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4
Belasan Pembalap F1 Powetboat Lakukan Uji Coba Lintasan Mulia Raja Napitupulu Balige
Dani Alves Dihapus dari Daftar Legenda Barcelona
Dani Alves Dihapus dari Daftar Legenda Barcelona
Rabu, 28 Februari 2024 | 10:50:38 WIB
MotoGP 2024: Tiket Sudah Bisa Dipesan! Saksikan Aksi Seru di Sirkuit Mandalika


News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Super News
Daerah
CARI BERITA
Jokowi dalam Kondisi Panik, Minta Sultan HB X Ketemukan dengan Megawati
politik | Jumat, 9 Februari 2024 | 16:02:30 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Jokowi dalam kondisi Panik meminta Sultan HB X memfasilitasi pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri. (Foto: istimewa).
Pilihan Redaksi

Jakarta, (Supernews) - Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, mengungkapkan bahwa dia telah bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono atau Sultan HB X, di Jakarta pada Selasa (6/2/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Connie mengatakan Sultan menceritakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Sultan untuk memfasilitasi pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

"Apakah berkenan memfasilitasi pertemuan dengan Megawati?" kata Connie kepada wartawan Tempo. Sultan juga menyebutkan bahwa Jokowi saat ini dalam situasi panik.

Selain itu, Connie juga mengungkapkan bahwa Sultan menasihati Jokowi untuk tidak menyakiti Megawati dengan sikap politiknya. Sultan berargumen bahwa Megawati adalah putri Proklamator Soekarno.

"Sultan mengingatkan tiga kali, jangan sakiti Bu Mega," kata Connie.

Namun, saat diminta konfirmasi mengenai informasi tersebut, Politikus PDIP, Ahmad Basarah, tidak memberikan banyak komentar. Basarah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui informasi tersebut.

"Jika itu, tanyakan kepada Mbak Puan saja," kata Basarah saat ditemui wartawan di Banyuwangi, Kamis (8/2/2024).

Pada tanggal 28 Januari lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi Raja Keraton yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di kediamannya di Keraton Kilen.

Pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X berlangsung selama sekitar satu jam sejak pukul 10.30 WIB. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup dari awal hingga akhir, sehingga awak media tidak diberikan kesempatan untuk mewawancarai keduanya mengenai pertemuan tersebut.

Hanya perwakilan dari Keraton Yogyakarta, yaitu Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Notonegoro, yang memberikan keterangan mengenai kunjungan Jokowi tersebut.

"Tadi kami bertemu selama sekitar 1 jam, pertemuan tersebut juga dilakukan secara tertutup. Jadi jika ditanya mengenai apa yang kami bicarakan, saya juga tidak tahu," kata Notonegoro.

Notonegoro menambahkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X adalah hal yang biasa terjadi jika Jokowi memiliki waktu.

"Biasanya jika ke Yogyakarta, Presiden (Jokowi) melakukan silaturahmi kepada Ngarsa Dalem (Sultan HB X)," kata dia.

Pertemuan biasanya dilakukan secara pribadi, hanya berdua, seperti yang terjadi hari ini. "Kecuali saat hari raya seperti Idul Fitri, baru melibatkan keluarga," katanya.

Notonegoro juga menyampaikan pesan agar tidak menggambarkan hal-hal yang tidak perlu, karena kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X merupakan hal yang sering dilakukan.

Ketika ditanya kapan terakhir kali Jokowi bertemu dengan Sultan HB X, Notonegoro mengatakan bahwa itu terjadi pada momen lebaran tahun 2023 lalu.

"Mungkin saat itu waktu yang padat, kita tidak tahu," kata Notonegoro.

Setelah lebaran tahun lalu, Jokowi juga beberapa kali melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Namun, tidak ada informasi mengenai pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X.

Misalnya, pada akhir September 2023, Jokowi mengunjungi Yogyakarta dan bertemu dengan warga di Malioboro.

Jokowi juga menghabiskan liburan Idul Adha bersama keluarganya di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Juni 2023. Selain itu, pada Juli 2023, Jokowi juga kembali mengunjungi Jalan Malioboro, Yogyakarta.


Artikel Terbaru
Jumat, 1 Maret 2024 | 13:00:00 WIB
Jumat, 1 Maret 2024 | 12:00:00 WIB