24 Sya'ban 1445 H | Selasa, 5 Maret 2024
×
Jokowi dalam Kondisi Panik, Minta Sultan HB X Ketemukan dengan Megawati
politik | Jumat, 9 Februari 2024 | 16:02:30 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Jokowi dalam kondisi Panik meminta Sultan HB X memfasilitasi pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri. (Foto: istimewa).

Jakarta, (Supernews) - Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, mengungkapkan bahwa dia telah bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono atau Sultan HB X, di Jakarta pada Selasa (6/2/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Connie mengatakan Sultan menceritakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Sultan untuk memfasilitasi pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

"Apakah berkenan memfasilitasi pertemuan dengan Megawati?" kata Connie kepada wartawan Tempo. Sultan juga menyebutkan bahwa Jokowi saat ini dalam situasi panik.

Selain itu, Connie juga mengungkapkan bahwa Sultan menasihati Jokowi untuk tidak menyakiti Megawati dengan sikap politiknya. Sultan berargumen bahwa Megawati adalah putri Proklamator Soekarno.

"Sultan mengingatkan tiga kali, jangan sakiti Bu Mega," kata Connie.

Namun, saat diminta konfirmasi mengenai informasi tersebut, Politikus PDIP, Ahmad Basarah, tidak memberikan banyak komentar. Basarah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui informasi tersebut.

"Jika itu, tanyakan kepada Mbak Puan saja," kata Basarah saat ditemui wartawan di Banyuwangi, Kamis (8/2/2024).

Pada tanggal 28 Januari lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi Raja Keraton yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di kediamannya di Keraton Kilen.

Pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X berlangsung selama sekitar satu jam sejak pukul 10.30 WIB. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup dari awal hingga akhir, sehingga awak media tidak diberikan kesempatan untuk mewawancarai keduanya mengenai pertemuan tersebut.

Hanya perwakilan dari Keraton Yogyakarta, yaitu Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Notonegoro, yang memberikan keterangan mengenai kunjungan Jokowi tersebut.

"Tadi kami bertemu selama sekitar 1 jam, pertemuan tersebut juga dilakukan secara tertutup. Jadi jika ditanya mengenai apa yang kami bicarakan, saya juga tidak tahu," kata Notonegoro.

Notonegoro menambahkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X adalah hal yang biasa terjadi jika Jokowi memiliki waktu.

"Biasanya jika ke Yogyakarta, Presiden (Jokowi) melakukan silaturahmi kepada Ngarsa Dalem (Sultan HB X)," kata dia.

Pertemuan biasanya dilakukan secara pribadi, hanya berdua, seperti yang terjadi hari ini. "Kecuali saat hari raya seperti Idul Fitri, baru melibatkan keluarga," katanya.

Notonegoro juga menyampaikan pesan agar tidak menggambarkan hal-hal yang tidak perlu, karena kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X merupakan hal yang sering dilakukan.

Ketika ditanya kapan terakhir kali Jokowi bertemu dengan Sultan HB X, Notonegoro mengatakan bahwa itu terjadi pada momen lebaran tahun 2023 lalu.

"Mungkin saat itu waktu yang padat, kita tidak tahu," kata Notonegoro.

Setelah lebaran tahun lalu, Jokowi juga beberapa kali melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Namun, tidak ada informasi mengenai pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X.

Misalnya, pada akhir September 2023, Jokowi mengunjungi Yogyakarta dan bertemu dengan warga di Malioboro.

Jokowi juga menghabiskan liburan Idul Adha bersama keluarganya di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Juni 2023. Selain itu, pada Juli 2023, Jokowi juga kembali mengunjungi Jalan Malioboro, Yogyakarta.


Index
Ada Nama Windy Idol, KPK Tetapkan Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Pencucian Uang
Keras! Anggota DPR ini Teriak Desak Hak Angket Kecurangan Pemilu di Hadapan Anak Buah Prabowo
Prabowo Berjanji Dibawah Kepemimpinannya Kelak Akan Banyak Investasi Masuk ke Indonesia
Lima Prajurit TNI Pelaku Penyerangan Polres Jayawijaya Ditetapkan Sebagai Tersangka
Demo di Depan DPR Ribuan Massa Teriak 'Jokowi Mundur! Allahu Akbar!'
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Diduga Terlibat Korupsi Rumah Dinas, KPK Cegah Sekjen DPR Indra Iskandar dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri
DPR Setujui Badan Legislasi Bahas RUU Daerah Khusus Jakarta
Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Selama 3 Jam Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Stafnya

supernews
Lonjakan Harga Pangan, Banyak Rumah Tangga di Indonesia Jatuh ke Garis Kemiskinan
Korup dan Berwatak Dinasti, Jokowi Terancam Dimakzulkan Dari Jabatan Presiden
Pembangunan IKN Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun 2024, Meskipun Investor Asing Nol dan 30 Persen APBN Telah Terpakai
Mengenal Tumbuhan Kratom Bahan Herbal Yang Disebut Sebagai 'Narkotika Baru' dan Kontroversi di Indonesia
Index
Program Makan Siang Gratis Prabowo Subianto Dinilai Mengurangi Mutu Pendidikan
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pembebasan Sandera di Papua Masih Berproses
Sekalipun Tanpa PDI-Perjuangan, 21 Maret Mendatang Fraksi NasDem DPR RI Akan Usulkan Hak Angket
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Silaturahmi ke MUI, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024
Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 164 Anggota
Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 164 Anggota
Selasa, 5 Maret 2024 | 12:30:00 WIB
10 Anggota Gegana Dinyatakan Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim
Sidang Paripurna DPR, Dasco Bacakan Pidato Puan Soal Kenaikan Harga dan Gagalnya Food Estate
Pidato Puan Diwakili Dasco di Sidang Paripurna DPR RI, Singgung Etika Politik
Rapat Paripurna DPR RI, Dasco Pimpin Sidang, Puan Tak Hadir
Desakan Hak Angket Kian Menguat, Puan dan Cak Imin Tidak Hadir di Paripurna DPR Hari ini
pemerintahan
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Jokowi Bahas Tiga Hal Penting ini Bersama PM Kamboja
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Bahasa Indonesia Resmi Digunakan di  Sidang UNESCO, Nadiem Dorong Para Profesional Juga Menggunakannya
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Mendagri Minta Percepatan Transpormasi Identitas Kependudukan Digital Seluruh Warga Indonesia
Image Show
 
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Gunung Bromo
Kamis, 16 November 2023 | 23:42:18 WIB
Kabaharkam Bahas Netralitas Polri
Kamis, 16 November 2023 | 00:40:53 WIB
daerah
Lima Prajurit TNI Pelaku Penyerangan Polres Jayawijaya Ditetapkan Sebagai Tersangka
10 Anggota Gegana Dinyatakan Jadi Korban Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim
Cegah Banjir Kembali Genangi Jakarta, Pemprov DKI Bentuk Satgas Sungai Ciliwung
Ledakan Hebat di Mako Brimob Polda Jatim Guncang Surabaya, Diduga Menyebabkan Korban
Politik
Demo di Depan DPR Ribuan Massa Teriak 'Jokowi Mundur! Allahu Akbar!'
Sekalipun Tanpa PDI-Perjuangan, 21 Maret Mendatang Fraksi NasDem DPR RI Akan Usulkan Hak Angket
Desakan Hak Angket Kian Menguat, Puan dan Cak Imin Tidak Hadir di Paripurna DPR Hari ini
Ambang Batas Parlemen 4% Dinilai Tak Adil untuk Partai Kecil

ekonomi
Prabowo Berjanji Dibawah Kepemimpinannya Kelak Akan Banyak Investasi Masuk ke Indonesia
Harga Eceran LPG 3Kg Dibandrol Rp 20 Ribu Hingga Rp 25 Ribu per Tabung,  Pertamina Jamin Stok Aman saat Ramadhan 2024
Program Mudik Gratis Bus Lebaran 2024 Resmi Dibuka: Daftar Kota Tujuan, Jadwal Pendaftaran, dan Syarat Terbaru
Badan Pangan Desak Para Kepala Daerah Terus Lakukan Gerakan Pangan Murah
Hukum
Ada Nama Windy Idol, KPK Tetapkan Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan Tersangka Pencucian Uang
Diduga Terlibat Korupsi Rumah Dinas, KPK Cegah Sekjen DPR Indra Iskandar dan 6 Orang Lainnya ke Luar Negeri
Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Selama 3 Jam Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Stafnya
Polisi Tangkap Mafia Beras Yang Jual 2.000 Ton Beras Bulog Dengan Dokumen Palsu
Nasional
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Program Makan Siang Gratis Prabowo Subianto Dinilai Mengurangi Mutu Pendidikan
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pembebasan Sandera di Papua Masih Berproses
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Silaturahmi ke MUI, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024

internasional
Pemerintah Uni Eropa Denda Apple Rp31,4 Triliun, Spotify Dituding Jadi Biang Keroknya
Paus Fransiskus Minta Perang Palestina Dihentikan, 'Tolong, Sudah Cukup'
Joe Biden: Militer AS Akan Mengirimkan Makanan dan Persediaan ke Gaza
Thailand Perketat Penggunaan Ganja Rekreasional hingga Akhir Tahun, Utamakan Untuk Medis
olahraga
Jelang Liga Champion Manchester City Vs FC Copenhagen: Dominasi City Tak Terkalahkan
Tapanuli Utara Berhasil Juarai Lomba Solu Bolon
Tapanuli Utara Berhasil Juarai Lomba Solu Bolon
Senin, 4 Maret 2024 | 05:18:00 WIB
Balapan final F1 Powerboat Danau Toba 2024 dimulai
Balapan final F1 Powerboat Danau Toba 2024 dimulai
Minggu, 3 Maret 2024 | 12:17:00 WIB
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4


News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Super News
Daerah
CARI BERITA
Jokowi dalam Kondisi Panik, Minta Sultan HB X Ketemukan dengan Megawati
politik | Jumat, 9 Februari 2024 | 16:02:30 WIB
Editor : Alvin | Penulis : Alvin
Jokowi dalam kondisi Panik meminta Sultan HB X memfasilitasi pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri. (Foto: istimewa).
Pilihan Redaksi

Jakarta, (Supernews) - Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, mengungkapkan bahwa dia telah bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono atau Sultan HB X, di Jakarta pada Selasa (6/2/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Connie mengatakan Sultan menceritakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Sultan untuk memfasilitasi pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

"Apakah berkenan memfasilitasi pertemuan dengan Megawati?" kata Connie kepada wartawan Tempo. Sultan juga menyebutkan bahwa Jokowi saat ini dalam situasi panik.

Selain itu, Connie juga mengungkapkan bahwa Sultan menasihati Jokowi untuk tidak menyakiti Megawati dengan sikap politiknya. Sultan berargumen bahwa Megawati adalah putri Proklamator Soekarno.

"Sultan mengingatkan tiga kali, jangan sakiti Bu Mega," kata Connie.

Namun, saat diminta konfirmasi mengenai informasi tersebut, Politikus PDIP, Ahmad Basarah, tidak memberikan banyak komentar. Basarah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui informasi tersebut.

"Jika itu, tanyakan kepada Mbak Puan saja," kata Basarah saat ditemui wartawan di Banyuwangi, Kamis (8/2/2024).

Pada tanggal 28 Januari lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi Raja Keraton yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di kediamannya di Keraton Kilen.

Pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X berlangsung selama sekitar satu jam sejak pukul 10.30 WIB. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup dari awal hingga akhir, sehingga awak media tidak diberikan kesempatan untuk mewawancarai keduanya mengenai pertemuan tersebut.

Hanya perwakilan dari Keraton Yogyakarta, yaitu Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Notonegoro, yang memberikan keterangan mengenai kunjungan Jokowi tersebut.

"Tadi kami bertemu selama sekitar 1 jam, pertemuan tersebut juga dilakukan secara tertutup. Jadi jika ditanya mengenai apa yang kami bicarakan, saya juga tidak tahu," kata Notonegoro.

Notonegoro menambahkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X adalah hal yang biasa terjadi jika Jokowi memiliki waktu.

"Biasanya jika ke Yogyakarta, Presiden (Jokowi) melakukan silaturahmi kepada Ngarsa Dalem (Sultan HB X)," kata dia.

Pertemuan biasanya dilakukan secara pribadi, hanya berdua, seperti yang terjadi hari ini. "Kecuali saat hari raya seperti Idul Fitri, baru melibatkan keluarga," katanya.

Notonegoro juga menyampaikan pesan agar tidak menggambarkan hal-hal yang tidak perlu, karena kunjungan Presiden Jokowi ke Yogyakarta dan pertemuan dengan Sultan HB X merupakan hal yang sering dilakukan.

Ketika ditanya kapan terakhir kali Jokowi bertemu dengan Sultan HB X, Notonegoro mengatakan bahwa itu terjadi pada momen lebaran tahun 2023 lalu.

"Mungkin saat itu waktu yang padat, kita tidak tahu," kata Notonegoro.

Setelah lebaran tahun lalu, Jokowi juga beberapa kali melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Namun, tidak ada informasi mengenai pertemuan antara Jokowi dan Sultan HB X.

Misalnya, pada akhir September 2023, Jokowi mengunjungi Yogyakarta dan bertemu dengan warga di Malioboro.

Jokowi juga menghabiskan liburan Idul Adha bersama keluarganya di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Juni 2023. Selain itu, pada Juli 2023, Jokowi juga kembali mengunjungi Jalan Malioboro, Yogyakarta.


Artikel Terbaru
Selasa, 5 Maret 2024 | 15:20:00 WIB
Selasa, 5 Maret 2024 | 12:30:00 WIB