20 Sya'ban 1445 H | Jumat, 1 Maret 2024
×
Mendagri Minta Pemda Pantau Ketersediaan Pangan di Daerah
daerah | Senin, 12 Februari 2024 | 11:59:00 WIB
Editor : putrajaya | Penulis :
Pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau saat rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah. (*)

PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memantau ketersediaan pangan di daerah masing-masing. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat untuk mencari jalan keluar agar tidak terjadi kelangkaan.

Penegasan itu disampaikan Tito ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah. Rapat ini juga dihadiri secara virtual oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, M Job Kurniawan  di RCC Menara Lancang Kuning, Pekanbaru, Senin (12/2/2024).

Selain itu, dia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mendorong dan mendukung petani agar gagal tanam dan gagal panen tidak terjadi akibat faktor cuaca. Apalagi,  cuaca di beberapa daerah memiliki curah hujan lebih tinggi dari beberapa daerah lainnya.

Tito menilai, ketersediaan komoditas minyak goreng relatif saat ini stabil meski ada beberapa daerah yang mengalami kenaikan harga. Untuk itu, dia kembali mengingatkan pemda untuk terus mengecek suplai di lapangan.

"Minyak goreng relatif stabil tapi ada beberapa daerah yang harganya naik. Daerah yang terjadi kenaikan bisa cek, suplai kurangkah atau tersendat di distribusinya sehingga tidak sampai ke bawah, ke pasar rakyat," jelasnya.

Selain masalah inflasi, Tito juga meminta dukungan Pemda untuk menjaga kelancaran penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) 14 Februari mendatang. Ia meminta fasilitas kesehatan (faskes) sigap dan cepat dalam memberikan bantuan jika ada yang kelelahan saat penyelenggaraan pemilu tersebut berlangsung.

"Paling penting fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik. setelah nyoblos tolong stand by. Jadi ketika ada yang kelelahan bisa diberikan bantuan cepat. Jangan sampai Faskes tutup, terutama garis depan seperti puskes harus siaga membantu," tambahnya. *

  


Index
Ahmad Doli Sebut Putusan MK Terkait Penghapusan Parliamentary Threshold Sejalan Dengan Semangat Komisi II DPR
Kasus DBD Mulai Meningkat di Jakarta, Pemerintah Pastikan Seluruh Faskes Siap Melayani
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4
Polisi Tetapkan 13 Warga Sebagai Tersangka Penyerangan Personil Polres Jayapuara di Acara Ulang Tahun
Massa FRS-BEM AMIN Demo di Depan Gedung DPR, Lalu Lintas Gatot Subroto Macet
Mobil Listrik Citroen Direncanakan Mulai Perakitan di Indonesia Pada Juli Mendatang
Belasan Pembalap F1 Powetboat Lakukan Uji Coba Lintasan Mulia Raja Napitupulu Balige
Ribuan Warga Geruduk Gedung DPR RI, Tuntut Makzulkan Jokowi dan Turunkan Harga Sembako
Ratusan Emak-emak Demo di KPU Lampung: Pemilu Penuh Kecurangan

supernews
Lonjakan Harga Pangan, Banyak Rumah Tangga di Indonesia Jatuh ke Garis Kemiskinan
Korup dan Berwatak Dinasti, Jokowi Terancam Dimakzulkan Dari Jabatan Presiden
Pembangunan IKN Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun 2024, Meskipun Investor Asing Nol dan 30 Persen APBN Telah Terpakai
Mengenal Tumbuhan Kratom Bahan Herbal Yang Disebut Sebagai 'Narkotika Baru' dan Kontroversi di Indonesia
Index
Polisi Ungkap Modus Pemalsuan Data Pemilih PPLN di Kuala Lumpur
MK Hapus Ambang Batas Parlemen, Begini Respons Mahfud
MK Hapus Ambang Batas Parlemen, Begini Respons Mahfud
Jumat, 1 Maret 2024 | 13:00:00 WIB
Jokowi: Upacara HUT RI ke-79 Digelar di IKN Nusantara
Jokowi: Upacara HUT RI ke-79 Digelar di IKN Nusantara
Jumat, 1 Maret 2024 | 12:00:00 WIB
MK Hapus Ambang Batas Parlemen, DPR Diminta Segera Bertindak
Ditanya Soal Rujuk dengan Prabowo, Titiek Soeharto: Kalau Kemauan Publik, Ya Balik ke Pribadi
Buruan Urus, Per Hari ini BPJS Kesehatan Jadi Syarat Untuk Mendapatkan SKCK
Sikap Pemerintah Terkait UU Pilkada Dipertanyakan, Firman Soebagyo : Jika Ingin Memajukan Pilkada Harus Segera
Kata Jokowi Pembangunan IKN Karena Indonesia Ingin Punya Istana Yang Bukan Peninggalan Kolonial
Jokowi: Saya Ingin Bangun Istana Baru, Bukan Pakai Warisan Kolonial
Jadi Tujuan Investasi Baru, Pertumbuhan Ekonomi di Sumbar Semakin Membaik
pemerintahan
Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN: Transformasi Digital Menuju Kota World-Class ICT
Mendagri Minta Percepatan Transpormasi Identitas Kependudukan Digital Seluruh Warga Indonesia
Bantah Terjadi Kenaikan Harga Beras, Jokowi Minta Wartawan Cek Sendiri Harga di Pasar
Tahun ini Pemerintah Akan Rekrut 2,3 juta CASN Baru, Formasi Guru Diberi Kuota Jumbo
Image Show
 
Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Gunung Bromo
Kamis, 16 November 2023 | 23:42:18 WIB
Kabaharkam Bahas Netralitas Polri
Kamis, 16 November 2023 | 00:40:53 WIB
daerah
Kasus DBD Mulai Meningkat di Jakarta, Pemerintah Pastikan Seluruh Faskes Siap Melayani
Polisi Tetapkan 13 Warga Sebagai Tersangka Penyerangan Personil Polres Jayapuara di Acara Ulang Tahun
Polisi Amankan 31 Warga Pelaku Penyerangan Terhadap 1 Perwira dan 6 Personil Polri di Acara Ulang Tahun
45 Kepala Sekolah dan 1 Pengawas di Lingkungan Pemkab Sintang Dilantik
Politik
Jokowi: Saya Ingin Bangun Istana Baru, Bukan Pakai Warisan Kolonial
Belum Kembalikan KTA, PDIP Tak Bahas Status Jokowi dan Gibran
Data Terbaru Real Count Pileg 2024: PPP di Bawah Ambang Batas
TPDI dan Perekat Kirim Surat ke DPR: Dukung Hak Angket untuk Solusi Pemakzulan Jokowi

ekonomi
Mobil Listrik Citroen Direncanakan Mulai Perakitan di Indonesia Pada Juli Mendatang
Jadi Tujuan Investasi Baru, Pertumbuhan Ekonomi di Sumbar Semakin Membaik
Ingin Lebih Responsif dan Inovatif, Bank KB Bukopin Lakukan Transformasi Strategis
Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis Indonesia
Bank Dunia Soroti Program Makan Siang Gratis Indonesia
Rabu, 28 Februari 2024 | 11:03:01 WIB
Hukum
Kapolri : Sinergitas TNI-Polri Harga Mati yang Tidak Bisa Digoyahkan oleh Kelompok Manapun
Selama Menjadi Mentri Syahrul Yasin Limpo Didakwa Terima Rp44,5 Miliar Uang Hasil Korupsi
Keluarga Brigadir J Menggugat Ferdy Sambo Rp 7,5 Miliar
Keluarga Brigadir J Menggugat Ferdy Sambo Rp 7,5 Miliar

Rabu, 28 Februari 2024 | 10:39:02 WIB
KPK Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan Furnitur Rumah Dinas DPR
Nasional
Massa FRS-BEM AMIN Demo di Depan Gedung DPR, Lalu Lintas Gatot Subroto Macet
Ribuan Warga Geruduk Gedung DPR RI, Tuntut Makzulkan Jokowi dan Turunkan Harga Sembako
Ratusan Emak-emak Demo di KPU Lampung: Pemilu Penuh Kecurangan
Polisi Ungkap Modus Pemalsuan Data Pemilih PPLN di Kuala Lumpur

internasional
Thailand Perketat Penggunaan Ganja Rekreasional hingga Akhir Tahun, Utamakan Untuk Medis
Hakim Illinois Larang Donald Trump Ikut Pemilu Pendahuluan Partai Republik
Biden Berharap Gencatan Senjata Israel-Hamas Dimulai Pekan Depan!
AS Kecam Pemukiman Baru Israel di Tepi Barat sebagai Pelanggaran Hukum Internasional
olahraga
Al Nassr vs Al Hazm: Ronaldo Jadi Penonton, Pertandingan Berakhir 4-4
Belasan Pembalap F1 Powetboat Lakukan Uji Coba Lintasan Mulia Raja Napitupulu Balige
Dani Alves Dihapus dari Daftar Legenda Barcelona
Dani Alves Dihapus dari Daftar Legenda Barcelona
Rabu, 28 Februari 2024 | 10:50:38 WIB
MotoGP 2024: Tiket Sudah Bisa Dipesan! Saksikan Aksi Seru di Sirkuit Mandalika


News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Super News
Daerah
CARI BERITA
Mendagri Minta Pemda Pantau Ketersediaan Pangan di Daerah
daerah | Senin, 12 Februari 2024 | 11:59:00 WIB
Editor : putrajaya | Penulis :
Pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau saat rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah. (*)
Pilihan Redaksi

PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memantau ketersediaan pangan di daerah masing-masing. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat untuk mencari jalan keluar agar tidak terjadi kelangkaan.

Penegasan itu disampaikan Tito ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di Daerah. Rapat ini juga dihadiri secara virtual oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, M Job Kurniawan  di RCC Menara Lancang Kuning, Pekanbaru, Senin (12/2/2024).

Selain itu, dia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mendorong dan mendukung petani agar gagal tanam dan gagal panen tidak terjadi akibat faktor cuaca. Apalagi,  cuaca di beberapa daerah memiliki curah hujan lebih tinggi dari beberapa daerah lainnya.

Tito menilai, ketersediaan komoditas minyak goreng relatif saat ini stabil meski ada beberapa daerah yang mengalami kenaikan harga. Untuk itu, dia kembali mengingatkan pemda untuk terus mengecek suplai di lapangan.

"Minyak goreng relatif stabil tapi ada beberapa daerah yang harganya naik. Daerah yang terjadi kenaikan bisa cek, suplai kurangkah atau tersendat di distribusinya sehingga tidak sampai ke bawah, ke pasar rakyat," jelasnya.

Selain masalah inflasi, Tito juga meminta dukungan Pemda untuk menjaga kelancaran penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) 14 Februari mendatang. Ia meminta fasilitas kesehatan (faskes) sigap dan cepat dalam memberikan bantuan jika ada yang kelelahan saat penyelenggaraan pemilu tersebut berlangsung.

"Paling penting fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik. setelah nyoblos tolong stand by. Jadi ketika ada yang kelelahan bisa diberikan bantuan cepat. Jangan sampai Faskes tutup, terutama garis depan seperti puskes harus siaga membantu," tambahnya. *

  


Artikel Terbaru
Jumat, 1 Maret 2024 | 13:00:00 WIB
Jumat, 1 Maret 2024 | 12:00:00 WIB